Pada sekitar Tahun 1898 ada Seorang Juragan Perahu Bernama DUL SIMAN beserta anak buahnya yang berasal dari Daerah Banten,membabat Hutan untuk mencari rotan di Daerah Munjuk (nama Munjuk berarti naik keatas )yang pada saat itu masih merupakan hutan lebat.adapun rotan – rotan yang didapat kemudian dibawa ke Pulau Jawa,dengan menggunakan perahu Layar.pekerjaan ini terus menerus dilakukan dan bahkan anak buah Juragan DUL SIMAN ada yang tinggal dan mendirikan gubuk – gubuk untuk tempat singgah dan bermukim di Munjuk.
Sedangkan di tepian Pantai Kuala pada masa itu berdatanganlah para pedagang dari Daerah lain seperti Bugis,Palembang,Banten dan Lampung,yaitu pedagang Lampung Terbanggi Besar.bahkan diantara mereka ada yang mendirikan Gubuk untuk menampung barang dagangan mereka.dan masa itu system jual beli masih menganut system Barter,yaitu jual beli tukar menukar barang dagangan.
Perahu – Perahu layar mereka berlabuh disungai yang pada masa itu bernama Sungai MAHAMPARI,dinamakan sungai Mahampari di karenakan di sepanjang aliran sungai itu banyak ikan Pari.dan Sungai nya masih sangat Asri dan Jernih
Pada masa itu Kampung yang sudah ada adalah Kampung Maringgai,dan sudah banyak penduduk yang bermukim di Kampung tersebut,selang beberapa tahun kemudian karena mereka sering bertemu dengan pedagang dari berbagai Daerah dan singgah serta ada yang bermukim di Kampung yang belum ada namanya tersebut ,maka mereka sepakat menamakan Daerah tersebut Kampung Labuhan Maringgai.yaitu sebuah Kampung yang berdiri sendiri dan bukan bagian dari Kampung Maringgai. Yang selama ini ada beberapa kalangan yang mengklaim bahwa Kampung Labuhan Maringgai merupakan Pemekaran atau bagian dari Kampung Maringgai.
Adapun pada awal masa Pemerintahannya Wilayah Kampung Labuhan Maringgai sangat luas,bahkan sampai ke Daerah Wako,Sekapuk dan Way Kambas.seiring dengan perkembangan waktu Wilayah Kampung Labuhan Maringgai mulai diadakan Pemekaran Desa.diantaranya yaitu :
- Tahun 1972 Pemekaran Desa Tulung Pasik
- Tahun1982 Pemekaran Desa Karya Makmur dan Karya Tani
- Tahun 1983 Pemindahan Penduduk Wako,Sekapuk ke Desa Margasari dan dari Way Kambas ke Kuala Labuhan Maringgai.
- Tahun 1984 Pemekaran Desa Muara Gading Mas.
Sedangkan Penduduk Desa Labuhan Maringgai terdiri dari beberapa Suku,dan banyak yang bersal dari Pulau Jawa,diantaranya :
- Dari Daerah Tulung Agung sekitar tahun1965 yang menetap di Dusun X Sumber daya.
- Dari Daerah Wonogiri Sekitar tahun 1966 yang menetap di Dusun XI Libo Wonogiri.
- Dari Daerah Banyumas dan Kebumen Sekitar tahun 1968 yang menetap di Dusun VI Kelahang.
- Dari Daerah Seputih banyak Sekitar tahun 1968 yang menetap di Dusun VIII Way Bandar.
- Dari Daerah Banyuwangi,Jawa Timur Sekitar tahun 1972 yang menetap di Dusun I Tegal asri.
meskipun Penduduk Desa Labuhan Maringgai terdiri dari berbagai Suku namun kehidupan social Masyarakatnya dari dahulu hingga sekarang dapat hidup rukun dan damai serta saling menghargai satu dengan lainnya.
Dari tahun 1950 s/d 2018 ini Pemerintahan Desa Labuhan Maringgai pernah di Pimpin oleh beberapa orang diantaranya :
- Ahmad Zainudin Indra Guru
- Daeng Hi. Hasan
- Abdullah Daud
- Munir . AS
- Wiryawan Munir . AS
- Dan saat ini di Pimpin oleh Drs.Gunawijaya.
Dan pada tahun 2018 ini Desa Labuhan Maringgai telah memasuki usia nya yang ke – 119 dan telah banyak perkembangan serta kemajuan yang telah di capai baik di bidang pendidikan,Kesehatan Insfrtruktur jalan maupun bidang laininya.
Saat ini Jumlah Penduduk Desa Labuhan Maringgai telah mencapai 3.145 KK yang terdiri dari 5.152 Jiwa Penduduk Laki – Laki,5.135 jiwa Penduduk Perempuan dengan Jumlah 10.287 Jiwa.
Desa Labuhan Maringgai memiliki Luas Wilayah 3.040 Ha,yang terdiri dari Tanah lahan Pemukiman,Tanah Lahan Pertanian,Tanah Lahan Pertambakan dan Fasilatas umum lainnya.
Adapun Batas – Batas Desa Labuhan Maringgai adalah Sebagai berikut :
- Sebelah utara berbatasan dengan : Desa Sriminosari
- Sebelah Timur berbatasan dengan : Desa Muara Gading Mas
- Sebelah Barat berbatasan dengan : Desa Tulung Pasik
- Sebelah selatan berbatasan dengan : Desa Maringgai
Dengan jumlah penduduk 10.564 jiwa laki – laki dan perempuan yang terdiri dari berbagai suku,ada Lampung,Jawa,Palembang,Banten,Sunda,Padang ,Bugis sebagian besar Masyarakat Desa Labuhan Maringgai hidup Bercocok tanam padi sawah dengan luas sawah sekitar 409 Ha.sedangkan lain nya ada yang menjadi Nelayan,Buruh,Pedagang dan PNS.
Dibidang Pendidikan Desa Labuhan Maringgai telah memiliki 8 Lembaga Pendidikan Usia Dini 5 Sekolah Dasar Negeri,1 Sekolah LanjutanTingkat Pertama Negeri,4 Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama Swasta,1 Sekolah Lanjutan Tingkat Atas Negeri,1 Sekolah Menengah Kejuruan Swasta dan dan beberapa Pondok Pesantren.
Dibidang Kesehatan Pemerintahan Desa Labuhan Maringgai terus melakukan berbagai upaya diantaranya dan Saat ini Desa Labuhan Maringgai telah mimiliki 14 Posyandu dengan satu Poskesdes.
Sedangkan untuk Infrastruktur jalan hampir semua jalan – jalan yang ada di Dusun yang berada di wilayah Desa Labuhan Maringgai Sudah di Ordelaq dan sebagian juga sudah ada yang di aspal.
Demikianlah sekilas riwayat singkat tentang Desa labuhan Maringgai Kecamatan Labuhan Maringgai Kabupaten Lampung Timur,tentunya masih banyak kekurangan disana sini untuk itu kami perlu masukan,saran,kritikan dan refrensi dari berbagai pihak sehingga di waktu yang akan datang Riwayat atau Sejarah Desa Labuhan Maringgai ini akan lebih baik dan sempurna.